RSS

Komparasi Scorpio G dan pulsar 220 (2)

30 Mar

Pindah ke rumah baru di pionize.com

 

Menyambung artikel sebelumnya, kali ini saya akan sharing tentang performa dan kenyamanan berkendara

Eh iya, ada yang komen tentang kelebihan tiger dan Scorpio dibanding Pulsar, yaitu mesinnya lebih simpel jadi ga perlu bawa banyak tool untuk jaga2 (ga tau cara nampilin komennya :mrgeen: nubie nih :lol:)
Pendapat saya pribadi sangat setuju, bawa Pulsar kalau mogok di tengah jalan, ga semua bengkel mau trima Pulsar, kebanyakan belum pernah bongkar Pulsar jadi ga brani memperbaiki. Dulu pernah ada teman saya yang pergi ke wonosari dan tiba-tiba ada masalah di motornya, alhasil susah cari bengkel yang mau dan bisa memperbaiki. Pulsar memang agak ribet, ada BCU yang jadi otak kelistrikannya yang kalau rusak ya… :mrgeen: .., terus banyak sensor yang terlalu sensitif juga. Di sektor mesin sendiri ada balancer dan bodycom starter yang bongkarnya juga perlu alat khusus.😦

Kembali ke tema deh😀
3. Performa
Untuk masalah performa, komentar saya si sederhana. Tergantung kebutuhan..kalau suka tipe akselerasi dan stop n go, saya sangan rekomendasi Scorpio. Motor ini tarikannya sungguh mantap, waktu kerja part time di wonosari, tiap hari sabtu naik gunung, kalau jalan sendiri si gear 4 masih ketawa aja, kalau pakai ancang-ancang bahkan bisa pakai gear 5 untuk menanjak, sementara kalau pakai Pulsar, gear 4 rasanya sudah paling pas dan harus pakai ancang-ancang itu naiknya juga lambat, gear 5 pasti ga kuat.

Karakter mesin Pulsar sendiri lebih buat putaran atas, tenaga baru keluar di rpm 6000 ke atas. Sementara di rpm 7000-8000 ke atas, Scorpio malah baru mulai mengalami drop tenaga.

Hasilnya ya mirip grafik dyno kemarin
scorpio 225 - Andrew
Coba perhatikan grafik torsinya, menurut saya torsinya si luar biasa, hampir konstan di angka 20 Nm:mrgreen: , makanya torsinya bisa dibilang mantap😀, padahal Scorpio saya sudah hampir 9 tahun.

Nah untuk Pulsar 220 sendiri, grafiknya seperti ini
pulsar 220 - Acid
Torsinya tidak seberapa, hanya di kisaran angka 17,5 Nm, itu saja Pulsar 220 harus menanggung berat badan supernya yang katanya mencapai 150kg untuk berat kosong, makanya tarikan Pulsar 220 sewaktu pertama kali pakai terasa begitu lemot. Tapi tenaganya sendiri malah justru relatif naik berbanding lurus dengan putaran mesinnya, dan memang benar, saya rasakan sendiri setelah 6000 rpm, tenaganya rasanya tidak ada habisnya. Tidak ada gejala drop tenaga dan masih berasa enteng-enteng saja untuk naik. Pengalaman saya sih boncengan sama nyonya😦 waktu pergi ke solo tau-tau udah sampe 120 kpj dan itu masih bisa naik lagi rasanya, kalau Scorpio sendiri malah susah naiknya jika sudah di putaran atas.

Update untuk Pulsar 220 saya sendiri

p220 ane, tenaganya kalah tapi torsinya malah menang lumayan

p220 ane, tenaganya kalah tapi torsinya malah menang lumayan

Hari ini dyno Pulsar saya sendiri, ternyata tenaganya malah kalah dibanding Pulsar 220 nya mas Ferry (yang baru aja berbenah) dan Pulsar 220 nya Acid.. tapi masih menang torsinya. 20 HP pas:mrgreen: @ 7968 dan torsi 19.19 Nm @ 7014. Lumayan lah :mrgeen:

Untuk sektor mesin ini saya lebih menyukai tipe mesin seperti Scorpio, yang selalu ready untuk stop and go😀 yang butuh akseleras cepat, karena saya sendiri kurang tertarik dengan top speed. Bagi saya motor yang nyaman adalah motor yang punya torsi mantap😀

4. Kenyamanan berkendara
Yang ini relatif juga sih, tapi buat saya sendiri jauh lebih nyaman dengan Pulsar 220 saya. Kenapa? Yang jelas Pulsar 220 itu stabil di kecepatan tinggi dan getarannya minim. Suspensi nya pun sangat mendukung di kecepatan tinggi, rasanya pas, menghadapi jalan bergelombang pun rasanya masih mantep dan antep😀

Scorpio sendiri kurang nyaman di kecepatan tinggi. Faktor kestabilan dan getaran itu sangat terasa. Di kecepatan tinggi, Scorpio saya yang masih standar kurang stabil, rasanya malah agak-agak seperti terbang, sementara suspensinya kurang nyaman, mungkin malah karena terlalu keras itu jadi berasa banget kalau ada jalan bergelombang. Getaran mesin terasa sekali, apalagi jika sudah terbiasa menggunakan Pulsar, pasti langsung berasa banget.

Suara mesin juga merdu Pulsar. Suara kenalpot nyaris ga ada, yang ada cuma siulan suara mesin khas Pulsar (meski Pulsar 220 saya agak kasar:mrgreen: ) Kalau naik Scorpio malah rasanya berisik banget jadi ga bisa menikmati perjalanan:mrgreen:
Suara Pulsar yang halus itu yang membuat saya jatuh hati😆 , dan saya tidak akan pernah mau menukar knalpot standar Pulsar dengan knalpot apapun apalagi knalpot racing, karena pasti suara khasnya hilang.😀

5. Aftersales
Uhuk…uhuk..no comment deh.. singkat saja, jangan terlalu berharap banyak dengan after sales Pulsar. Silahkan kuatkan mental anda dan bergabunglah dengan banyak komunitas dan aktiflah mencari tahu.😀
Aftersales Yamaha? jangan tanya.. Wow banget.. Ada katalog online yang sangat memudahkan saya mencari sparepart😀
Selain itu kualitas mekanik bengkel resmi juga terasa sekali perbedaannya😀
Harga jual kembali juga pasti timpang..hehehe..:mrgreen:

Intinya sih, kalau anda tidak siap mental jangan pernah membeli Pulsar. Bajaj pasti suka kasih kejutan :mrgeen:
Kalau mau simpel dan mudah perawatan, pastinya cari merk yang sudah mainstream seperti Honda dan Yamaha. Kawasaki dan suzuki? saya ga tau gan…hehehe

Demikian sharing singkat saya, jika ada yang berbeda pendapat atau ingin menambahkan, monggo diutarakan. Sekali lagi ini pendapat subjektif saya, berdasar pengalaman pribadi saya dan saya sangat terbuka terhadap pendapat teman-teman😀

 
11 Comments

Posted by on 30 March 2013 in Otomotif

 

Tags: , , , , , , , ,

11 responses to “Komparasi Scorpio G dan pulsar 220 (2)

  1. dc

    31 March 2013 at 16:04

    jadi inget dulu punya scorpio G tangki kotak . . haha
    salam kenal broo .

     
    • pionize

      31 March 2013 at 16:06

      meski modelnya kurang bagus, tapi tenaganya mantap..😀
      salam kenal juga bro😀

       
  2. p220kucall

    11 April 2013 at 15:42

    thenkyu yah jadi juga komparasinya.
    tanya nih ntuk scorpio jika sudah ganti pelk lebar ring 17 seberapa signifikan penurunan performanya

     
    • pionize

      11 April 2013 at 19:18

      blm pernah ganti mas bro, jadi kurang tau..hehe
      tapi harusnya sih ga terlalu pengaruh banyak, rasanya mesin scorpio cukup mumpuni klo cuma ring 17 3,5 inch😀
      eh pio standarnya ring 18 kan?klo pakai 17 ntar pasti tambah kenceng speedo nya..*makin ngaco :p

       
  3. dimasarif96

    15 April 2013 at 09:34

    pernah tukeran sama temen pulsar 180 ajib banget beratnya (saya pake vixion):mrgreen:

     
    • pionize

      18 April 2013 at 17:37

      saya malah belum pernah pakai vixion..penasaran..katanya tarikannya lumayan mantap ya om?😀

       
  4. click!

    26 June 2013 at 11:09

    Heee… Iya mas, kalau ganti rim+ban yang diameter totalnya berubah, pasti speedometer ngaco banget.
    Btw, scorpio buat aku emang badak torsinya dan lincah. Pengalaman, paling asik pernah aku rasain adalah nikung2 di gunung kapur di cipatat (antara rajamandala dengan padalarang menuju bandung). Wuih,mantap… koreksi lean angle nya mudah karena torsinya gede, tekuk kanan-tekuk kiri nya bisa luwes karena scorpio emang gampang ditekuk-tekuk. Tapi ada temen yang ngerasa itu mengerikan, buatnya perlu usaha ekstra menahan scorpionya supaya jgn terlalu rebah.

     
    • pionize

      26 June 2013 at 11:31

      Iya bro..scorpio emang enak buat di tekuk2 karena jarak sumbu rodanya relatif lebih pendek dibanding motor sport lainnya..tapi emang mengerikan buat rebahan miring2..apalagi pakai stang aslinya..shock depan yang panjang plus stang touring yg tinggi kayaknya jadi penyebabnya

       
  5. bowo

    24 July 2013 at 16:43

    misi mas bro mau tanya ni…saya pengguna baru pulsar 220 ( maret 2013 ) dan awam sama mesin motor, untuk tenaga di putaran atas siiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiip bgt buat pulsar,tp kenapa y suara mesin kasar dalam keadaan diam??? padahal ikutin service rutin sampe sekarang (juli 2013 ), masalahnya knp suara mesinnya kasar?tp pulsar yg lain malahan halus suaranya..mohon pencerahannya suhu…

     
    • pionize

      24 July 2013 at 16:50

      Kalau acuannya halus itu p200 atau p180 ya jelas beda..hehe..suara p220 emang agak kasar..
      Tp kalau dibanding p220 juga relatif lebih kasar, mungkin bisa di cek setelan balancer, setelan tensioner rantai kamrat, atau rantai+lidah kamrat
      Info aja: kualitas rantai+lidah kamrat bajaj itu relatif jelek apalagi dibanding mopang😆
      slamat mengecek..hehe

       
    • pionize

      24 July 2013 at 16:55

      oh ya kalau paling ga bruntung ya roller rocker arm nya rontok, tapi biasanya kalau ini si mekanik langsung tau soalnya kalau ganti oli pasti ada serpihan besi yang muncul
      untuk rantai kmarat+lidah tensioner ada harga ada rupa lah..harganya murah banget juga soalnya:mrgreen:

       

Monggo share dimari :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: