RSS

Komparasi Scorpio G dan pulsar 220

29 Mar

Pindah ke rumah baru di pionize.com

 

Eh ni motor sudah brapa lama muncul ya?kok malah sekarang nerbitin artikel komparasi?:mrgreen: Biarin deh, namanya juga berbagi pengalaman pribadi. Artikel ini pakai bahasai santai aja ya, capai nulis pakai bahasa Indonesia yang baik dan benar.😆
Kali ini saya ingin berbagi pengalaman saya sendiri sebagai pengguna aktif Scorpio G dan Pulsar 220, saya juga pernah memakai Tiger produksi 1996 (sebelum dijual buat beli pulsar😀 )
Untuk Tiger sendiri sih saya sebenarnya ingin dimasukkan ke komparasi tapi kok kayaknya sudah terlalu terlambat dan saya sendiri males nulisnya..hehe.. Sejujurnya buat saya sendiri segala kelebihan Tiger sudah habis dimakan Scorpio G dan Pulsar 220. Mau performa, masih enak Scorpio, mau kenyamanan masih enak Pulsar 220, mau fitur masih lebih banyak Pulsar 220, mau irit juga masih iritan Pulsar 220. Satu-satunya kelebihan Tiger untuk saya ya harga jualnya, bayangkan saja Tiger 1996 dijual tahun 2011 masih laku 8 jutaan. Wow banget buat saya:mrgreen:

Tiger 96, sebelum ganti p220

Tiger 96, sebelum ganti p220

Oh ya, komparasi ini berdasar pendapat pribadi yang tentunya sangat subjektif saya sendiri.😀
Mungkin dibuat per bagian saja ya, supaya enak dibaca😀
1. Tampilan
Relatif dan masalah selera banget sih, ada yang bilang pio terlalu kurus dan p220 bentuknya aneh terutama di half fairingnya, namun buat saya sendiri desain p220 itu keren. Why? Menurut saya pribadi, desain Pulsar 220 itu sesuai genre-nya, sport touring. Kesan sporty nya tampak jelas dari adanya fairing yang nempel namun tidak menghilangkan originalitasnya sbagai motor touring.
Lantas bagaimana dengan Scorpio G?kalau yang bener-bener Scorpio G si, jujur… agak jelek..!😦 yang paling keren dari Scorpio G ini dulu ya tutup tangkinya yang model rata, keren banget😀 , cuma sayang abis ganti jadi Scorpio Z kok malah ganti tutup tangki jendul😦
Tapi desain Scorpio sendiri menurut saya cukup tegas dan berkarakter, desainnya berkesan garis kaku, tapi justru itu yang membuatnya terlihat bagus (pada jamannya :p )

my pionize

my pionize

2. Fitur
Kalau soal fitur, jelas Pulsar 220 jauh lebih unggul. Hampir semua kelebihan fitur di Scorpio ada di Pulsar. Kayaknya enak membahas dari sisi Pulsar 220 nya deh, contoh yang paling terlihat ya lampu pulsar 220

Lampu Pulsar 220 sudah memakai projector plus bulb h7 55 watt untuk lampu jauh dan dekat😀, bandingkan dengan Scorpio yang cuma memakai 1 lampu saja dengan 35/36.5 watt untuk dekat/jauh

6000K plus dual on

6000K plus dual on

Contoh lain, Pulsar 220 memakai sistem kelistrikan DC triple phase. Selama akinya sehat, nyaris tidak perlu khawatir dengan pengisian aki, memakai dual-on (HID 45 watt ballast 55watt plus lampu jauh 55watt) pun pengisian masih tembus 13,5 volt, kadang malah sampai 13,8 volt dan kalau cuma HID biasa masih tembus 14 volt lebih dikit😀. Scorpio sendiri masih memakai kelistrikan AC.

13,5v @ 6000rpm dual on

13,5v @ 6000rpm dual on

Satu-satunya kelebihan Scorpio mungkin cuma monoshocknya, meski terkenal ambles, sejujurnya monoshock Scorpio itu nyamaan banget. Mungkin malah terlalu empuk, saking empuknya jadi ambles:mrgreen:. Tapi dari kelebihan ini juga jadi kekurangan, jelas sih shocknya ambles tapi bukan itu masalahnya. Kalau dibiarkan standar pastinya ambles, tapi kalau diberi peninggi malah jadi keras banget, seperti pionize skarang😆

Sementara Pulsar menganut double shock dengan tipe shock nitrogen (katanya sih, ga tau beneran nitrogen atau angin biasa). Untuk saya sendiri sih, kalau sama-sama standar dan masih baru, saya masih memilih monoshock nya Scorpio, tapi skarang ini jelas saya lebih memilih shock nitro nya Pulsar😀

Kelebihan sekaligus kekurangan Pulsar sendiri menurut saya ada di sensornya. Di speedometer sendiri ada sensor temperatur mesin, oli mesin, arus accu, dan saringan udara. Bagus sih ada yang ngawasin, tapi jeleknya, kalau sensornya sendiri bermasalah, malah jadi merepotkan pemakai. Kadang malah membuat khawatir berlebihan:mrgreen: . Ga ada apa-apa tau-tau sensor aki berkedip, padahal baik-baik saja, pas hujan kadang malah sensor oli atau saringan udara tiba-tiba berkedip, kalau buat pengendara yang baru kenal pasti langsung panik😆

Sensor lain yang berguna justru untuk starter elektrik dibatasi 3x secara simultan, lebih dari itu harus nunggu beberapa detik baru bisa pakai starter elektrik (ga ada starter kaki sayangnya😆 ), terus ada juga sensor untuk lampu depan, jadi kalau lampu dekat putus, otomatis switch ke lampu jauh😀. Nah sensor yang nyebelin tapi dibutuhkan juga ya sensor untuk otomatis mematikan lampu sein setelah belok, cuma kadang terlalu sensitif, baru belok dikit sudah keburu mati. Btw saya masih mengagumi backlight LED untuk panel Pulsar.😆

Untuk sektor pengereman, Pulsar 220 sudah memakai rem cakram produksi ByBre (katanya sih singkatan By Brembo) yang merupakan buatan Brembo untuk motor dengan cc kecil, dan satu-satunya hanya ada di Pulsar 220. Untuk produksi tahun 2011 sih, belum ada tulisan ByBre di kaliper rem depan, yang tahun terakhir sih ada. Performanya sendiri sih joss banget menurut saya.
Sementara Scorpio hanya menggunakan rem cakram untuk depan dan rem tromol untuk belakang, tapi rem depan Scorpio empuk tapi pakem banget, kayaknya sih khas Yamaha.
Fitur minor lain, backlight LED di panel Pulsar (cuma ada di Pulsar malah :p)

Hmm…males nulis nih, untuk performa dan kenyamanan berkendaranya di artikel berikutnya saja😀
semoga hari sabtu-minggu bisa nulis lanjutannya😀

 
11 Comments

Posted by on 29 March 2013 in Otomotif

 

Tags: , , , , , , , ,

11 responses to “Komparasi Scorpio G dan pulsar 220

  1. ipanase

    29 March 2013 at 20:00

    woh komparasi

     
    • pionize

      29 March 2013 at 23:01

      iseng gan…wkwkwk..:mrgreen:

       
  2. gembot

    29 March 2013 at 22:12

    ada satu kelebihan scorpio atau tiger dibanding pulsar… mesinnya simpel, jadi pas touring ga perlu bawa banyak tool buat jaga2 kalo ada kerusakan… imho

     
    • pionize

      29 March 2013 at 23:03

      itu sebenarnya mau saya omongin di bagian performance…:mrgreen:
      iya emang bener, mesin scorpio dan tiger jauh lebih simpel tapi tetep bertenaga,😀
      klo pulsar mogok tengah jalan, blm tentu smua bengkel bisa bongkar..pengalaman temen ane gan😦

       
  3. Gumix Save

    30 August 2013 at 21:05

    wah pulsar emang segitunya yach haduh T_T gmana dunk kalo mogok?? tolong di konfirmasi
    ane jg baru beli pulsar gan remnya mang bener “bybrembo”

     
    • pionize

      30 August 2013 at 21:09

      Ah ga perlu kuatir mas bro..
      Klo saya sendiri tetep pilih pulsar…wkwk
      Yg pasti si lebih nyaman🙂
      sparepart sementara yg jual online masih banyak, mungkin cuma kendala mekanik bengkel yg berkualitas

       
  4. Gumix Save

    30 August 2013 at 21:11

    alhadulilah cuma sales servis nya kurang kemaren jg cm itu yang harus di tingkatkan ^_^ jgn jambu lg ya

     
    • pionize

      30 August 2013 at 21:17

      Yup, emang layanan aftersales termasuk mekaniknya kurang bgs..
      Klo bisa sih ada mekanik langganan, biar lebih awas..😀
      Dinikmati aja bro pulsarnya?btw pulsarnya pies, pibo atau pzzo ni?

       
  5. Gumix Save

    9 September 2013 at 10:36

    p220 mas bro…… mantap😛

     

Monggo share dimari :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: