RSS

Bersyukur dalam Doa?

29 Jun

Hal yang paling sering saya rasakan (dan saya dengar juga) adalah ketika doa kita pada Tuhan tidak (belum) dijawab.
Seringkali kita berdoa dan berharap dijawab cepat, kalau tidak ada hasilnya, sering kita berkata “Doaku tidak dijawab” padahal kenyataannya – Tuhan selalu menjawab doa! Ya, selalu.
Dan sesuatu yang membuat kita tidak peka adalah karena kita selali ingin dengar jawaban “ya” darinya, padahal jawaban-Nya tidak selalu “Ya”. Kadang – sebenarnya sering kali – Tuhan menjawab “tidak.”
Mengapa? Tuhan ingin kita bergantung sepenuhnya kepada Tuhan, bukan hanya upaya saat putus asa, datang kepada Tuhan hanya saat kita membutuhkan-Nya. Dia ingin sebuah “hubungan” dengan kita.

Tuhan tahu Dia bisa memperbaiki keadaan dalam sekejab. Namun kita cenderung melihat apa yang terjadi dengan cara pandang kita yang terbatas. Ketika seseorang yang kita kasihi sakit, apa yang bisa kita lakukan? Kita tidak bisa membayar tagihan kita dan mereka memutus aliran listrik, apa yang akan kita lakukan? Tuhan tahu. Tuhan tahu semuanya.

Lalu mengapa Tuhan mengijinkan semua itu terjadi dalam kehidupan kita? Agar kita terus berharap kepada-Nya. Sebagai manusia, kecenderungan alami kita adalah bersikap sombong dan merasa bisa menjalani kehidupan ini tanpa bantuan siapapun, termasuk Allah. Jika kesulitan menghampiri kita, Allah hanya ingin mengingatkan kita bahwa kita tidak bisa hidup tanpa Dia.

Dalam kondisi tak berdaya itu, kita sering bertanya, “bagaimana caranya mengubah situasi ini?” Jawabannya sangat mudah, “doa berkuasa mengubah banyak hal,” dan itu adalah sebuah kebenaran. Doa membuat kita mendekat pada Allah, dimana kita bisa meminta bantuan-Nya atas hal apapun. Ketika kita mendekat kepada Allah, dan melihat situasi yang ada dengan cara pandang-Nya, maka kita akan melihat bahwa yang sebelumnya adalah sebuah jalan buntu, ternyata dibaliknya ada sebuah jalan yang telah Allah siapkan.

Ayat yang paling benar-benar membuat saya berkesan adalah

I Yohanes 5:14 : Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.

Nah perlu diperhatikan juga, bagaimana si maksud “menurut Kehendak-Nya”. Simpel saja, yaitu ketika kita meminta sesuatu yang positif dan bertujuan membangun kita.
Sadar tidak sadar, sering kita memperlakukan Tuhan kita seperti (maaf) “pembantu”. Coba kita pikir, kita sering tidak berusaha maksimal, lalu lari pada doa dan berharap sesuatu yang instan dan ajaib terjadi. Ketika doa terjawab, apakah kita selalu mengucap syukur??apakah kualitas doa kita sendiri seperti memaksa Tuhan berkehendak seperti yang kita ingini dengan keterbatasan kita?well, kita seharusnya sudah bisa menjawabnya.

Namun, saya ingin berbagi 1 tips yang benar-benar saya pegang teguh, yaitu BERSYUKUR DIDALAM DOA

Filipi 4:6 : Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

Apa sih maksud bersyukur?

Mari kita renungkan sejenak, bagaimana mungkin kita bisa bersykur jika saja doa kita belum terjawab?betul??
Namun, justru dari itulah kualitas iman kita diuji. Bersyukur bukan hanya ketika kita sudah menerima apa yang kita doakan, namun ketika kita bahkan belum menerimanya. Secara teori ini mudah, namun secara praktek untuk memiliki kualitas seperti ini tidaklah mudah untuk bersyukur terhadap sesuatu yang bahkan kita tidak tahu apa bentuknya.

Kembali lagi, bersukurlah maka kita akan merasa bersukacita karena kita tahu pasti Tuhan menjawab doa kita dengan cara-Nya yang ajaib menurut takaran-Nya. Ketika mampu bersyukur setiap kali berdoa dan meminta sesuatu bahkan sebelum menerima jawaban doa kita, maka itulah kualitas iman kita.
Ingat definisi iman?

Ibrani 11:1 : Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Ketika kita berdoa, siapkan diri kita untuk segala kemungkinan jawaban yang akan Allah berikan. Jangan membatasi diri kita dengan sebuah skenario. Allah selalu menjawab setiap doa kita dengan cara-Nya yang unik, tapi percayalah bahwa apapun jawaban yang Dia berikan, itu yang terbaik bagi kita. Dan yang paling penting, bersukurlah dalam setiap doa kita bahkan ketika kita belum menerima jawaban doa kita maka itu menjadi bukti pada Tuhan bahwa kita percaya pada-Nya dan mengandalkan-Nya.

Regard,
~andrew89ongi~

 
Leave a comment

Posted by on 29 June 2011 in Renungan

 

Tags: , ,

Monggo share dimari :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: